BANDUNG, (PRLM),-Penggunaan teknologi di bidang olah raga merupakan bagian tidak terpisahkan dalam peningkatan performa prestasi atlet. Beberapa negara maju mulai lebih intens dalam penggunaan teknologi ini dengan mendirikan laboratorium pusat penelitian ilmu keolahragaan (sport sciences laboratory). Laboratorium ini telah dilengkapi dengan alat pengukuran yang canggih serta didukung dengan sumber daya manusia yang handal.
Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (FPOK UPI) sebagai salah satu lembaga yang fokus dalam bidang keolahragaan juga berupaya untuk dapat menerapkan teknologi ini.
Salah satu instrumen pengukuran yang dapat direalisasikan pengadaannya adalah Cardio Pulmonary Exercising Test (CPET). Instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur laju konsumsi oksigen maksimum atau dikenal dengan VO2 max.
Hal itu disampaikan Humas UPI Suwatno, Senin (19/5/2014). Menurutnya, di luar negeri pengukuran ini sudah dilakukan sekitar tahun 1995-an. Di Indonesia, pengukuran dan analisis dengan instrumen ini mulai banyak dilakukan pada tahun 2013-an seiring dengan kesadaran bahwa teknologi dapat berkontribusi terhadap peningkatan olah raga.
Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan instrumen ini, kata Suwatno, mendapat respons positif. Salah satunya ditunjukkan dengan kepercayaan beberapa tim olah raga dalam menguji kemampuan fisik atlet.
Tim olah raga yang sudah menggunakan instrument ini antara lain atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti ASIAN Games 2014, SEA GAMES 2015, dan PORDA juga club sepak bola Indonesia Super League seperti tim PERSIB dan PBR (Pelita Bandung Raya)
Salah satu keunggulan dari instrumen ini menurut Suwatno, tingkat akurasinya dalam pengukuran kadar VO2 max yang dipercaya mencapai lebih dari 95%. Selain itu, data yang dihasilkan dari instrumen ini cukup lengkap sehingga dapat menjadi evaluasi yang baik untuk pengembangan program latihan.
"Dengan melihat berbagai keunggulan itu, diharapkan penggunaan instrumen ini akan mendapatkan kepercayaan dari publik luas sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan prestasi olah raga Indonesia khususnya," ujar Suwatno.
Ke depan, FPOK akan memperbaiki labolatorium dan terus melengkapi alat-alat pengukuran olah raga canggih lain serta berkomitmen ingin menjadikan laboratorium di FPOK sebagai laboratorium olah raga terlengkap dan tercanggih di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara. (Eriyanti/A-89)***
Source : http://www.pikiran-rakyat.com/node/281995