Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste Letkol (Inf) Fransiskus Ari Susetio menyebutkan, sejak bertugas menjaga perbatasan, pihaknya juga kerap membantu para guru yang butuh bantuan mengetik di komputer.
"Ada satu sekolah dasar di Kabupaten Belu, memang hanya ada tujuh orang guru dan tidak bisa komputer. Mereka sering minta bantuan ke anggota untuk mengetik keperluan mereka terkait pendidikan," tandas Fransiskus di Kefamenanu, Sabtu (21/6/2014), seusai menutup kegiatan bakti sosial di Desa Taekas, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Fransiskus menduga, para guru yang belum bisa mengoperasikan komputer di sekolah itu disebabkan jauhnya akses ke kota untuk belajar komputer, atau ketiadaan listrik yang merupakan salah satu faktor ! penentu.
Lantaran prihatin atas keberadaan para guru sekolah dasar yang ada di perbatasan dengan penuh keterbatasan, pihaknya bakal membantu mengajarkan para guru itu cara mengoperasikan komputer.
Source : http://daerah.sindonews.com/read/875807/27/guru-di-perbatasan-ri-timor-leste-tak-bisa-operasikan-komputer