Selasa, 26 Agustus 2014 18:29 wib | Hendra Kusuma - Okezone
Ilustrasi kereta. (Foto: Okezone) JAKARTA - Pemerintah tengah menyeleksi teknologi dari tiga negara yang akan digunakan dalam pembangunan kereta cepat. Tiga negara tersebut, dipilih karena dianggap paling memungkinkan.
Deputi Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian, Luky Eko, mengatakan teknologi yang bisa diterapkan di Indonesia tersebut berasal dari Jepang, China, dan Korea.
"Jepang teknologinya sangat bagus. Tapi China sekarang sudah lumayan maju. Kita suruh mana yang bisa menghasilkan murah dan spesifikasi paling bagus. Kita juga ikutkan Korea. Kalau Eropa teknologinya mahal. Nanti kita pilih yang murah dan kualitas bagus," kata Luky di Kantornya, Jakarta, S! elasa (26/8/2014).
Untuk kereta cepat Jakarta-Surabaya, awal mula pembangunan akan dilakukan terlebih dahulu rute Jakarta-Bandung. Namun, teknologinya masih akan menunggu hasil seleksi. "Nanti akan sampai Arahan Pak Menko (Charirul Tanjung) kita seleksi terkait alligment dan teknologi dan demand suplai nya," tambahnya.
Oleh karena itu, pemerintah mempersilahkan kepada ketiga negara tersebut membuat FS pembangunan kereta cepat tersebut. Pasalnya, pembangunan tahap kedua bisa dilanjutkan oleh BUMN atau swasta.
"Saran kami silahkan Jepang buat FS yang dibiayai mereka. Tapi kita tak mau terikat teknologi Jepang. Kita kompetisi dengan China dan Korea," pungkasnya.
(mrt)
Source : http://economy.okezone.com/read/2014/08/26/320/1030169/jepang-china-korea-bersaing-teknologi-kereta-di-indonesia