Jakarta -- Social Media & Digital Activation Supervisor Smartfren Seno Pramuadji mengungkapkan, sekitar 93,4 juta masyarakat Indonesia tercatat sebagai pengguna internet tahun ini.
Banyaknya pengguna internet di Tanah Air itu dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya, secara psikologis orang akan terbawa dengan arus yang lebih besar. "Orang Indonesia guyub," katanya, dalam acara Beritasatu.com Festival, di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (23/8).
Orang Indonesia juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan senang dengan sesuatu yang baru. Selain itu, paket provider yang menawarkan berbagai paket pulsa juga turut mendukung. "Yang tadinya digital imigrant (istilah untuk menggambarkan seseorang yang sebagian besar kehidupannya belum terpapar perkembangan teknologi) menjadi digital native (istilah yang menggambarkan seseorang sejak lahir telah terpapar teknologi)," ujarnya.
Seno menyebutkan, sekitar 69 persen pengguna internet ternyata mengakses internet ketika berada di kamar. "Habis pulang kerja akses internet di kamar," ujarnya.
Selanjutnya, sejumlah 35 persen pengguna mengakses internet ketika mereka tengah menunggu. Disusul sekitar 29 persen pengguna mengakses internet sambil menonton televisi.
Setiap hari, para pengguna menghabiskan waktu sekitar 5 jam mengakses internet. Mereka kebanyakan mengakses lewat feature phone. Adapun sekitar 23 persen lainnya mengakses dari smartphone.
Sebagian besar pengguna menggunakan internet untuk berinteraksi di sosial media, yaitu sekitar 24 persen. Kemudian mencari hiburan sejumlah 20 persen dan mencari informasi umum sekitar 16 persen.
Source : http://www.beritasatu.com/iptek/204733-sebagian-besar-pengguna-internet-mengakses-dari-kamar.html