IKF III Dorong Munculnya Wirausahawan Berbasis Teknologi - Tribunnews

Diposting oleh blogekiyai on Senin, 22 September 2014

Jakarta  -  Jumlah wirausaha Indonesia dibandingkan dengan negara Singapura terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Kita bisa bandingkan jumlah wirausaha di Singapura mencapai 7 persen sedangkan di Indonesia mencapai 1,56 persen.  Sebagai salah satu upaya untuk mendorong  dan memotivasi minat kaum muda menjadi wirausahawan, khususnya yang bebasis teknologi,  akan digelar  Conference & Expo Knowledge Forum (IKF) III pada 9-10 Oktober 2014 mendatang.

Pada IKF III ini, dipilih tema "Moving Our Nation to The Next Level-Cultivating New Paradigm with Techopreneurship and Inovative Leadership".  Tema tersebut dipilih untuk menginspirasi masyarakat dengan paradigma baru yakni kewirausahaan berbasis teknologi.  Melalui acara tersebut juga akan didiskusikan mengenai kepemimpinan yang inovatif, yang memiliki keterkaitan yang erat dengan Techopreneurship.  

Techopreneurship sendiri merupakan sebuah integrasi antara penerapan teknologi sebagai instrumen dan keterampilan kewirausahaan (enterpreneurship skills). Hal ini bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dikembangkan. Untuk menanamkan jiwa techopreneurship perlu kesadaran teknologi serta semangat entrepreneurship. Oleh karena itu, BCA akan menghadirkan putera-puteri terbaik bangsa yang telah berhasil mengembangkan semangat entrepreneurship dan kesadaran teknologi dalam menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat dibanggakan.

IKF III yang diselenggarakan pada 09-10 Oktober mendatang terdiri dari empat track session topic pembicaraan yang akan dibawakan oleh 12 tokoh yang ahli di bidangnya masing-masing, yaitu economy, leadership, creativity & innovation, dan marketing

IKF III diselenggarakan sebagai respon positif dan kesinambungan dari IKF I dan IKF II yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. "Indonesia Knowledge Forum 2014 merupakan bagian dari upaya BCA Learning Service, yang merupakan unit usaha dari Yayasan Bakti BCA untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan organisasi di luar BCA. IKF telah dikenal sebagai forum rutin tahunan yang diselenggarakan sebagai media berbagi pengetahuan yang mempertemukan anak bangsa dengan berbagai bidang pengetahuan dan pengalamannya masing-masing," kata  Cyrillus Harinowo Pembina BCA Learning Service.

Diharapkan melalui sharing dari beberapa topik yang disampaikan oleh pembicara yang berlatar belakang akademisi, praktisi, bahkan pejabat pemerintah dapat memperkaya pengetahuan dan menginspirasi profesional maupun pelaku bisnis Indonesia dengan paradigma baru, yaitu jiwa wirausaha berbasis teknologi dan kepemimpinan yang inovatif. "Kami percaya banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kompetensi dalam teknologi dan semangat untuk menghadirkan inovasi-inovasi dalam pola kepemimpinannya.

Berbekal kompetensi dan pengalaman yang dimiliki oleh para pembicara dalam perhelatan akbar ini, BCA berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kinerja organisasi masyarakat Indonesia melalui sharing yang dikemas dalam perpaduan konsep akademis, riset dan pengalaman," lanjut Cyrillus.

BCA berharap para peserta dapat mengembangkan dan memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari IKF III sehingga dapat bersaing di era perdagangan bebas yang akan datang. Pada akhirnya, acara yang berlandaskan semangat untuk membangun negeri melalui pengetahuan ini dapat menjadi salah satu motor penggerak bangsa untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang," tutup Cyrillus.

Source : http://www.tribunnews.com/nasional/2014/09/21/ikf-iii-dorong-munculnya-wirausahawan-berbasis-teknologi