Senin, 01/09/2014 18:17 WIB
"Jadi kan pelajar ini sudah mulai terstuktur. Kami sedang menyusun untuk lebih kreatif berkelompok. Misalnya yang satu pegang plastik, yang lainnya yang mengambilnya, nanti ada penilaiannya juga," ujar pria yang akrab disapa Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (1/9/2014).
Menurut Emil, ke depan bisa saja dibuat buku saku sebagai indikator penilaian pelajar di Bandung yang rajin melakukan GPS.
"Nanti semacam ada poin siapa yang paling banyak GPS. Doorprizenya nanti bisa beasiswa bisa gadget. Diharapkan jadi budaya baru, orang mau buang sampah sembarangan jadi sungkan," kata Emil.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mengatakan, GPS juga merupakan aplik! asi dari Pendidikan Lingkungan Hidup yang sudah diterapkan di sekolah-sekolah di Bandung.
"Ini akan dijadikan program unggulan karakter siswa, karena ada laporan regulernya. Kemudian juga kepala sekolah memonitoring siswa secara individual atau kelompok," jelasnya.
Soal teknisnya sendiri, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah masing-masing. Berhasil atau tidaknya GPS di sekolah tersebut juga akan menjadi penilaian kinerja kepala sekolah.
"Mereka yang meregulasi teknisnya seperti apa. Tapi yang penting kebiasaan siswa memungut sampahnya," tandasnya.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
(avi/ern)
Foto Video Terkait
Source : http://news.detik.com/bandung/read/2014/09/01/181226/2678292/486/wow-pelajar-yang-rajin-pungut-sampah-akan-diberi-beasiswa-atau-gadget?9922022