NERACA
Jakarta - Menjelang pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan untuk segera menyepakati kerja sama terkait harmonisasi sistem manajemen teknologi informasi berbasis internet dengan negara-negara di kawasan.
Menurut Chairman Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Detiknas), Ilham Akbar Habibie, kesiapan infrastruktur teknologi informasi di BEI sudah terbilang cukup memadai untuk menopang kegiatan transaksi di era pasar bebas Asean.
Dirinya juga meminta agar BEI segera menyepakati sistem manajemen TIK antar bursa efek di negara-negara Asean untuk mengharmonisasi infrastruktur yang terintegrasi. "Ini terutama dengan bursa efek Malaysia dan Singapura. Jadi, bukan hanya semata-mata mempersiapkan teknologi di dalam negeri,"ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Dia menambahkan, disisi lain pemerintah mesti berperan melalui penerbitan kebijakan yang tidak menghambat dinamika pengembangan teknologi informasi berbasis internet. Pasalnya, sejauh ini internet yang merupakan meta infrastruktur nasional telah menjadi salah satu agen utama yang berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional."Makanya itu, jangan sampai kasus seperti Indosat dan IM2 yang dianggap bersalah itu akan melumpuhkan layanan internet di Indonesia. Padahal, sumber daya manusia kita sudah sangat siap untuk bersaing hingga ke tingkat global," ucapnya.Next
Source : http://www.neraca.co.id/article/46179/Harmonisasi-Sistem-Teknologi-Segera-Dilakukan