INILAHCOM, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah melakukan kerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam membangun sistem teknologi e-toll pass. Sayangnya, produk jasa ini kurang mendapat perhatian besar oleh pengguna yang ingin mendapatkan akses masuk jalan tol secara cepat.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di Jakarta, Jumat (03/10/2014) menuturkan bahwa Kerja sama dua perusahaan dalam membangun e-toll pas memang belum memuaskan. Hal itu dikarenakan teknologi yang disiapkan cukup kompleks. Bahkan, berbuntut terhadap mahalnya harga perangkat teknologi yang dibanderol ke pengguna.
"Perangkat teknologi yang dinamakan On Board Unit (OBU) dan disematkan ke dalam kendaraan ini dibanderol sekitar Rp600 ribu. Pertama orang tidak puas, kadang harus berhenti dan harganya mahal," jelas Dahlan.
Meski telah menyiapkan perangkat teknologi terbaru dengan melakukan kerja sama dengan pihak PT Telekomunikasi Indones! ia (Persero) Tbk, Dahlan tetap meminta kepada Jasa Marga untuk menghormati kontrak.
"Terus terang saja, karena ada kontrak, maka kita hormati dulu, sampai waktu itu habis," ujar dia.
Namun, ia tetap memberi penegasan kepada Jasa Marga dan Bank Mandiri untuk tak memperbarui kontrak baru. Sebab, visi utama dalam menyiapkan teknologi baru ini untuk memuaskan masyarakat mendapatkan akses cepat masuk ke tol.
"Kalau tetap ngotot kontrak yang lama itu kan nyandera publik. Kami kan ingin memuaskan publik, kami akan bicarakan baik," papar dia.
Sementara itu Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman menegaskan akan melakukan pembicaraan dengan pihak Bank Mandiri. Fokus pembicaraan akan diarahkan mengenai percepatan implementasi teknologi terbaru tanpa perlu melanggar kontrak.
Kerja sama e-toll pass dengan pihak Bank Mandiri menurut Adit sampai tahun 2018. "Sebagian pelanggan sudah menggunakan kartu ini, sehingga nanti di satu gerbang ada kombinasi, jadi na! nti yang ini T-Pass, yang satunya E-Pass, jadi dua-duanya masi! h bisa diservice. Tapi kita ingin mempercepat, tapi mandiri juga harus dapat kompensasi apa, ini kan bisnis biasa, kita hanya ingin teknologi yang lebih baik," imbuh dia. [aji]
Source : http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2141438/jangan-ngotot-pakai-teknologi-lama-e-toll-pass