Juru Parkir Jalan Sabang Dibekali Kartu Elektronik - Tempo.co

Diposting oleh blogekiyai on Kamis, 02 Oktober 2014

Juru Parkir Jalan Sabang Dibekali Kartu Elektronik  

Pemilik mobil menujukan struk parkir meter usai melakukan transaksi pembayaran parkir di Jalan Sabang, Jakarta, 26 September 2014. Sebanyak 11 Parking meter asal Swedia tersebut rencana nya akan di operasikan besok. TEMPO/Dasril Roszandi

Berita Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta telah menerapkan sistem parkir meter di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Sistem ini mengharuskan pengendara menggunakan uang logam (koin) untuk membayar ongkos parkir. Namun penggunaan uang logam ini menjadi kendala karena tidak semua pengendara memilikinya. (Lihat: Mesin Parkir Meter Sudah Dipasang di Jalan Sabang)

Untuk mengatasi masalah itu, PT Mata Biru, sebagai operator mesin parkir, berencana membekali juru parkir dengan kartu khusus guna mengganti koin tadi. "Pekan depan, kami uji coba pakai kartu khusus. Tapi hanya juru parkir yang dibekali kartu itu," ujar Direktur PT Mata Biru Wahyu Ramadhan kepada Tempo, Kamis, 2 Oktober 2014.

Menurut Wahyu, pada dasarnya, mesin parkir masih menggunakan koin. Namun, jika pengendara tidak memiliki koin, dia bisa membayar kepada juru parkir. Selanjutnya, juru parkir akan memasukkan data d! an biaya parkir ke dalam kartu. "Itu hanya untuk pengganti koin, supaya juru parkir tak repot harus dibekali koin yang berat."

Pada akhir jam kerja, juru parkir melaporkan pendapatannya kepada petugas Dinas Perhubungan. Jumlah pendapatan dari ongkos parkir itu tersimpan di dalam kartu yang dibekali tadi. Uang yang diperoleh juru parkir harus disetorkan berdasarkan data saldo di kartu. "Memang ada uang yang masuk ke kantong juru parkir, tapi kan harus disetorkan," ujar Wahyu. (Lihat juga: Pengusaha di Jalan Sabang Keberatan Parkir Meter)

Upaya ini merupakan langkah percobaan sebelum Unit Pelaksana Teknis Perparkiran Dinas Perhubungan resmi mengeluarkan kartu elektronik untuk parkir. "Nantinya memang akan direncanakan pakai seperti e-money, tapi bisa juga pakai kartu khusus parkir," tuturnya.

Wahyu mengusulkan agar UPT Perparkiran membuat kartu elektronik khusus parkir dibanding menggunakan e-cash. Kartu bisa dijual di posko jaga meter park! ir, juru parkir, atau beberapa toko yang telah menjalin kerja ! sama. "Ke depannya seperti itu, bahkan ada counter isi ulang saldo juga supaya lebih mudah. Saya siap menjadi operator pengadaan kartu," katanya.

PUTRI ADITYOWATI


Berita lain:
Ibas: Kami Sepaham dengan Koalisi Prabowo

Source : http://www.tempo.co/read/news/2014/10/02/083611507/Juru-Parkir-Jalan-Sabang-Dibekali-Kartu-Elektronik