Andy Rubin, Si 'Bapak Android' - Inilah.com

Diposting oleh blogekiyai on Selasa, 11 November 2014

Rubrik : Profil

Space : 2 Halaman

Foto : Gambar

KABAR tak sedap datang dari Google. Andrew E Rubin, yang karib disapa dengan Andy memutuskan hengkang dari Google, pekan lalu. Andy adalah sosok penting di balik kesuksesan Google mengembangkan sistem Android, yang saat ini sangat laris manis digunakan oleh smartphone seluruh dunia.

Bisa dibilang, Andy adalah "Bapak Android" yang sesungguhnya. Dari kepalanya lah android lahir dan ditindaklanjuti dengan mendirikan Android Inc, yang akhirnya menarik minat Google untuk membelinya.

Tentu saja, keluarnya Andy dari Google cukup mencengangkan banyak pihak. Andy pun disebut-sebut akan mendirikan perusahaan start up yang bergerak di bidang inkubator teknologi hardware.

Konon, kepindahan Andy ini disebabkan karena pada 2013, CEO Google Larry Page memindahkan dia dari Divisi Android ke Divisi Robotic. Google memang tengah berambisi ambil bagian pada dunia robotik dengan membeli sejumlah perusahaan robot, seperti Boston Dynamics. Dan, Andy dinilai orang yang paling tepat untuk mengembangkannya.

Rupanya, pria kelahiran 22 Juni 1946 di New Bedford, Amerika Serikat ini, tak terlalu betah pada jabatan barunya. Dia memutuskan ke luar. Tak ada yang bisa mengubah keputusannya, meski semua orang menganggap Andy gila. Akhirnya Lary Page dengan berat hati meluluskannya.

Dengan sedih, Page mengaku Android yang diciptakan Andy sangat luar biasa, berkembangan melebihi ambisi mereka. Saat ini jumlah pengguna Android di seluruh dunia mencapai lebih dari satu miliar di seluruh dunia. "Terima kasih. Saya berharap Andy memperoleh yang terbaik untuk langkah selanjutnya," ucap Page.

Andy memang genius. Ketika dia menciptakan Android pertama kali, tak sedikit yang mengiranya gila. Dia menerapkan standar dengan memanfaatkan sistem operasi open source akan mendorong inovasi di industri mobile. Dia memiliki keyakinan tinggi, bahwa apa yang dibesutnya bakal diterima pasar. Dengan yakin Andy bilang, dia sedang tidak membuat ponsel Google, "tetapi kami menciptakan sesuatu yang memungkinkan ribuan orang membuat ponsel untuk Google."

Membuat Sidekick

Andy pernah bekerja di Apple Inc. Itu pun tak sengaja terjadi. Ketika itu dia mengambil liburan di Cayman Island pada 1989. Di sana, dia bertemu dengan Bill Caswell yang sedang tidur di pantai. Andy menaruh iba, karena Bill mengaku diusir pacarnya. Andy pun menawarkan pria itu tempat tinggal. Rupanya Bill bekerja di Apple. Bill menawarkannya pekerjaan. Tawaran yang tak ditolaknya. Di Apple Andy mengalami masa penggodokan yang menyenangkan.

Saat ditempatkan di bagian riset pada 1990, Apple tengah melakukan spin-off untuk membentuk General Magic yang fokus pada pengembangan perangkat genggam dan komunikasi. Andy dan tim berhasil mengembangkan sebuah peranti lunak bernama Magic Cap. Sayang, waktunya belum tepat, karena Magic Cap ditolak perusahaan handset dan telekomunikasi. Alhasil, temuan itu hancur.

Tak puas, Andy dan tim akhirnya mengibarkan Artemis Research dan bergerak untuk mengembangkan WebTV, menggabungkan internet dengan televisi. Pada 1997, Artemis dibeli Microsoft. Andy tak bertahan lama di sini. Dia lalu menyewa sebuah toko di Palo Alto, California. Dia sini dia membuat robot.

Tak lama kemudian dia mendirikan Danger Inc dan membuat perangkat bernama Sidekick, merupakan pengakses data dengan kemampuan telepon. "Ini pertama kali sebuah ponsel dijadikan platform untuk pengembang pihak ketiga," kata dia.

Pada 2004, Andy meninggalkan Danger Inc dan mendirikan Android Inc. Google tertarik untuk mengakuisisi Android Inc. Ketertarikan Google dimulai, ketika awal 2002, Andy memberikan kuliah di Stanford tentang Sidekick. Meski penjualan Sidekick tak meledak, tetapi perangkat itu dinilai cukup baik dari sisi engineering.

Larry Page dan Sergei Brin, pendiri Google, yang hadir dalam kuliah tersebut tertarik untuk melihat Sidekick dari dekat. Page melihat Sidekick menggunakan mesin cari dari Google. Inilah cikal bakalnya. Maka ketika android berdiri, Google langsung membelinya. Google berambisi memiliki ponsel sendiri.

Andy pun diberi ruang seluasnya untuk mengembangkan Androidnya. Tak perlu membuat ponsel sendiri, karena Andy membentuk open handset Alliance dengan mengandeng 34 perusahaan perangkat selular.

Sejak itulah Android berkembang pesat, tak terbendung lagi. Android mematahkan dominasi Windows Phone dan iOS, bahkan menjadi salah satu penyebab terpuruknya Blackberry. Semuanya berkat Andy. Maka kepergiannya dari Google menjadi pukulan hebat. Apalagi yang akan dibuat Andy? [*]

Source : http://web.inilah.com/read/detail/2153169/andy-rubin-si-bapak-android