Ilustrasi: laboratorium komputer. (Foto: dok. Okezone)
JAKARTA - Pengadaan internet di sekolah sudah menjadi kebutuhan di era teknologi. Bahkan, para kepala daerah berani mengucurkan dana hingga miliaran rupiah untuk akses tersebut.
Inilah yang dilakukan Wali Kota Sungai Penuh, Jambi, Prof. Asafri Jaya Bakri. Dia membuka pos tersendiri untuk akses teknologi dalam anggaran resmi.
"Kami menerapkan sistem teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) ke semua sekolah dengan anggaran mencapai Rp1 miliar per tahun. Misi kami adalah menjadikan Kota Sungai Penuh mapan," ungkap Asafri.
Di Pangkal Pinang, akses TIK dan internet sudah tersedia di seluruh sekolah. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Edison Taher mengatakan, sejak 2004 pihaknya telah membangun jaringan untuk menghubungkan semua sekolah di wilayahnya.
"Semua sekolah di Pangkal Pinang sudah memiliki website dan menggunakan internet untuk belajar. Bahkan ada satu sekolah yang meraih rekor Muri karena menerapkan TIK dan internet," imbuhnya.
Edison memaparkan, hingga kini jaringan tersebut sudah produktif dipakai dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sehari-hari. Setiap sekolah juga memiliki teknisi masing-masing.
Asfari dan Edison adalah dua dari 18 kepala daerah yang meraih Anugerah Ki Hajar 2014. Penghargaan ini diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada para kepala daerah yang berkomitmen mengembangkan penggunaan TIK dalam dunia pendidikan.
Source : http://news.okezone.com/read/2014/11/21/65/1068857/anggaran-miliaran-untuk-internet-sekolah