Qualcomm, perusahaan yang dikenal dengan keahliannya menciptakan teknologi nirkabel canggih dan konektivitas seluler, menghadirkan Qualcomm Halo, teknologi baru pengisi daya nirkabel untuk pertama kalinya di Asia pada ajang balap mobil bertenaga listrik FIA Formula E Championship seri kedua di Putrajaya, Malaysia, 22 November 2014.
Teknologi baru pengisi daya nirkabel (Wireless Electric Vehicle Charging / WEVC) Qualcomm Halo dihadirkan Qualcomm di Formula E untuk memastikan keterisian daya sepasang mobil BMW i8s yang berfungsi sebagai kendaraan keselamatan, dan sepasang mobil BMW i3s yang berfungsi sebagai kendaraan medis sekaligus kendaraan ekstraksi saat sedang bertugas. Keempat mobil tersebut khusus dimodifikasi untuk memungkinkan pengadopsian teknologi Qualcomm Halo yang mampu mengisi daya tanpa kabel dan memenuhi standar keamanan dan teknis.
Qualcomm Incorporated adalah Founding Technology Partner resmi dari FIA Formula E Championship, yang menjadi penasehat Formula E dalam penggunaan teknologi baru yang berkelanjutan di seri balap mobil ini. Untuk musim 2014/2015, salah satu kontribusi Qualcomm adalah implementasi teknologi Qualcomm Halo untuk mengisi daya mobil keamanan dan medis secara nirkabel. Untuk tahun 2015/2016 dan ke depannya, sistem pengisian daya nirkabel ini akan tersedia pula bagi mobil balap bertenaga listrik di Formula E.
Alejandro Agag, CEO Formula E, mengatakan, "Teknologi nirkabel memiliki masa depan yang sangat penting dalam kejuaraaan kami, dan juga bagi mobil bertenaga listrik secara umum. Qualcomm Halo membuat pengisian daya mobil bertenaga listrik semakin praktis dan mudah." Sebagai pendukung utama teknologi ramah lingkungan, Qualcomm meyakini bahwa mobil listrik yang efisien dan lebih ramah lingkungan merupakan jawaban bagi kebutuhan transportasi masa depan. Terobosan teknologi pengisi daya nirkabel Qualcomm Halo yang digunakan dalam Formula E akan dapat diadopsi oleh mobil yang digunakan masyarakat luas di masa yang akan datang.
Teknologi Wireless Electric Vehicle Charging / WEVC dari Qualcomm Halo dapat berdampak di masa kini hingga masa depan karena kemampuannya menjawab kebutuhan banyak pengguna mobil listrik baru. "Ketika sistem ini mulai banyak diimplementasikan di kota-kota besar, para produsen mobil akan mulai menggunakan ini sebagai standar dan akan lebih banyak lagi mobil yang menggunakan teknologi ini," tambah Agag. Peningkatan permintaan akan mobil bertenaga listrik tentunya akan berkontribusi terhadap percepatan perkembangan dan perbaikan desain mobil listrik. Pada akhirnya, semua pihak akan dapat berbuat sesuatu untuk memberikan keadaan yang lebih baik bagi bumi kita.
Qualcomm tidak hanya menciptakan teknologi yang ada di perangkat mobile terbaik seperti ponsel pintar, tablet dan perangkat wearable, namun juga otomotif. Selain pengisi daya nirkabel, Qualcomm juga menawarkan keamanan, hiburan dan kemudahan dalam berkendara. Saat ini, setidaknya 10 juta kendaraan dari 16 produsen di seluruh dunia telah mengadopsi teknologi Qualcomm.
Source : http://www.infokomputer.com/2014/11/berita/berita-reguler/qualcomm-halo-teknologi-baru-pengisi-daya-nirkabel-untuk-mobil-bertenaga-listrik/