Sekadar informasi, awalnya teknologi itu mendapat penolakan dari 18 klub yang ada di Jerman tersebut. Kini kabar terakhirnya, ada 15 klub yang setuju untuk menggunakan sistem Hawk-Eye tersebut.
"Ini adalah keputusan yang sangat baik, saya setuju dengan adanya teknologi garis gawang," ujar Guardiola.
"Teknologi gawang itu dapat membantu kerja pengadil lapangan dan memudahkannya saat membuat keputusan,"sambungnya.
Setali tiga uang, Loew juga setuju dengan rencana itu. Ia menilai, hadirnya teknologi ini diharapkan mampu membantu kinerja wasit agar lebih efetif dalam mengambil sebuah keputusan.
"Teknologi yang lain saya menolaknya, sebab turnamen sepak bola memang harus dibiarkan secara ala! mi. Namun untuk teknologi garis gawang, ini menjadi suatu hal yang berbeda," tutur Klopp.
"Banyak keputusan wasit yang menimbulkan banyak pertanyaan, jadi jika Anda bisa mendapatkan keputusan yang cepat dan jelas terkait masalah gol, kenapa tidak?" tutur Loew.
Teknologi garis gawang itu sudah mulai digunakan di Liga Premier Inggris pada musim lalu. Selain Inggris, teknologi ini juga sudah mulai diperkenalkan di Piala Dunia 2014.
Sistem Hawk-Eye ini adalah teknologi yang membantu peran wasit untuk melihat gerak bola apakah sudah melewati garis atau tidak. Bila bola tersebut melewati garis, maka getaran dan sinyal optik yang dipasang di gawang tersebut akan langsung dikirim dalam waktu satu detik ke jam tangan yang digunakan wasit.(Ndtv/Christ Saputra)
ASM
Source : http://bola.metrotvnews.com/read/2014/12/06/328507/dua-pelatih-beken-setuju-bundesliga-gunakan-teknologi-garis-gawang