Kesturi Haryunani - 07 Mei 2014 20:54 wib
RELATED TOPIC
Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pusat teknologi, dengan banyaknya inovasi baru. Namun, potensi tersebut baru dapat terwujud jika Indonesia bekerja sama dengan negara-negara lain. Karenanya, Indonesia dan Swedia meresmikan Indonesia-Sweden Infrastructure Partnership (ISIP) pada Rabu (7/5/2014).
Tujuan dari ISIP adalah menyediakan sarana untuk melakukan aktifitas dan menelusuri kemungkinan bersinergi antara pemangku kepentingan Swedia dan Indonesia dalam bidang infrastruktur. Perhatian khusus akan diberikan kepada pembangunan hubungan kerja yang mendukung transfer pengetahuan dan teknologi di bawah skema triple helix antara pelaku bisnis, pemerintah, dan akademisi.
Salah satu partner Swedia ISIP yaitu Scania, akan menghadirkan sebuah bus contoh untuk kota Jakarta di Monumen Nasional (Monas) pada Kamis (8/5/2014) pukul 08.00-10.00 WIB. Sedangkan Kapsch AB Sweden, yang juga partner ISIP, akan membangun s! istem percobaan Electronic Road Pricing untuk kota Jakarta pada Juni nanti. Ada juga beberapa rencana pembangun pusat inovasi, baik itu dalam bentuk science parks maupun inkubasi, di berbagai universitas Indonesia.
Indonesia-Sweden Initiative for Sustainable Energy Solutions (INSISTs) telah diresmikan di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, oleh Badan Energi Swedia dan Dewan Energi Nasional (DEN) Indonesia pada Desember 2013. Terinspirasi oleh proyek tersebut, Universitas Indonesia (UI) akan membangun Sweden House, sebuah pusat untuk inovasi sains dan masa depan yang berkelangsungan, dengan Swedish Sustainable City Academy berdasarkan MoU yang telah ditandatangani saat kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2013 dan juga sebuah pusat untuk Tropical Urban Resilience and Infrastructure.
Sejalan dengan hal ini, Institut Teknologi Bandung (ITB) juga akan membangun inkubator Indonesia-Swedia, sebagai foru! m untuk pengembangan proyek inovasi Swedia-Indonesia di kampus! ITB di Bandung. Sejumlah universitas dan perusahaan Swedia, seperti Royal Institute of Technology (KTH), Chalmers Technical University, Lund University, Linköping University, dan SAAB AB, akan turut berpartisipasi dalam proyek-proyek tersebut.
Pada 19-23 Mei, akan diadakan diskusi mengenai energi, perkembangan, urban resilience dan infrastruktur. Seminar diikuti oleh delegasi dari Swedish International Development Agency (Sida), Badan Energi dan beberapa perusahaan.
Selain itu, delegasi dari Swedia akan berpartisipasi dalam pameran Indo Water/Waste/Energy di Surabaya dan juga meresmikan biogas Swedia yang diproduksi oleh Biogas system AB, di Palu.
Diharapkan, kerjasama Indonesia-Swedia bisa menjadikan Indonesia sebagai negara maju di bidang riset dan teknologi, bahkan pusat dari berbagai kegiatan riset sains terapan. Informasi lebih lanjut dan susunan program acara dapat dilihat di website www.innovativesweden.co.id.
(Nin)
Source : http://news.metrotvnews.com/read/2014/05/07/239346/swedia-indonesia-transfer-pengetahuan-dan-teknologi