Serba-serbi 4G: Jaringan Internet Tercepat - The Wall Street Journal Indonesia

Diposting oleh blogekiyai on Jumat, 05 September 2014

Courtesy of Yoga Wisesa

Penggila smartphone di Indonesia kini dapat mencicipi koneksi yang memungkinkan mereka berbuat lebih banyak, dari streaming lagu sampai menonton langsung pertandingan sepak bola, tanpa hambatan. Penyedia jasa Internet, PT Internux—yang merilis Bolt—baru-baru ini meluncurkan ponsel 4G pertama di Indonesia. Dengan 4G, konsumen dapat mengakses Internet dengan laju tercepat yang ada saat ini.

Popularitas Internux telah meroket seiring dengan ketenaran Bolt, jaringan 4G LTE pertama di Indonesia. Dirilis November tahun lalu, Bolt menawarkan modem kecil nirkabel, baik untuk pemakaian di rumah atau portabel. Ponsel baru dari Bolt mungkin akan menyenangkan pengguna Internet di Indonesia, yang dibuat frustrasi oleh salah satu koneksi paling lambat di dunia. Namun, tunggu dulu: berikut beberapa hal yang harus dicatat.

Apa itu 4G LTE dan sebagus apa koneksinya?

LTE, kependekan dari Long Term Evolution, adalah standar jaringan seluler generasi keempat yang ditujukan untuk menawarkan koneksi data nirkabel kecepatan tinggi. Jaringan ini telah diluncurkan di banyak negara. LTE dan versi terbarunya, LTE Advanced, menawarkan laju koneksi sampai 300 Megabit per detik (Mbps). Level konektivitas ini memungkinkan pengguna streaming video berukuran besar dan berkualitas tinggi, menggelar video call dengan beberapa pengguna lain, bermain game secara multi-player dari konsol, atau mendirikan layanan online publik berskala besar. Saat ini koneksi mobile 3G Indonesia berlaju rata-rata sekitar 2,3 Mbps.

More In Teknologi

Seperti apa ponsel 4G dari Bolt?

Internux menamakannya Bolt 4G Powerphone, tetapi pada dasarnya ponsel ini adalah ponsel Android yang dibuat oleh ZTE dan IVO, dua brand yang telah memasuki pasar Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Ponsel tersebut butuh dua kartu SIM—satu untuk kartu SIM khusus Bolt yang menyediakan akses ke Internet, sementara lainnya untuk layanan suara dan pesan singkat. Tentunya konsumen harus membayar untuk dua operator mobile, meski hal ini sudah dilakukan beberapa pengguna smartphone, terutama yang telah memakai Bolt. Bedanya, dengan ponsel ini mereka memakai dua kartu SIM di satu ponsel, bukan dua. Pengguna pun berhemat karena mereka hanya perlu berlangganan satu paket data.

Dapatkah pengguna memakai 4G tanpa harus membeli Bolt Powerphone?

Tidak. Beberapa ponsel lain—seperti iPhone 5—mendukung LTE, namun Anda tidak dapat memakai kartu SIM Bolt tanpa ponsel khusus ini, lantaran batasan teknis. Pengguna yang tak memiliki ponsel 4G dapat memakai modem 4G Bolt untuk terhubung ke jaringan 4G via Wi-Fi. Keuntungan ponsel ini adalah pengguna dapat tersambung secara langsung ke jaringan, dengan akses Internet hampir empat kali lebih cepat.

Saat ini, di mana LTE tersedia?

Jaringan Bolt terlisensi hanya untuk wilayah Jakarta dan kota satelitnya: Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. LTE dapat diterapkan untuk sejumlah frekuensi radio, tetapi frekuensi lain telah diambil oleh beragam layanan, seperti siaran televisi dan TV kabel, serta jaringan mobile 2G dan 3G yang lebih tua. Perusahaan seluler besar berharap dapat merilis LTE pada 2015, setelah pemerintah mengatur kembali alokasi frekuensi. Sambil menunggu, Bolt dan FirstMedia, perusahaan kabel dan broadband, adalah dua penyedia jasa Internet yang memiliki lisensi mengoperasikan LTE secara komersial. FirstMedia berencana merilis jaringan LTE-nya pada 2015 untuk berkompetisi langsung dengan Bolt.

Di mana kita bisa membeli Powerphone?

ZTE dan IVO telah tersedia sejak 22 Agustus di 12 outlet Bolt Zone milik Internux. Gerainya tersebar di mal di seluruh Jabodetabek, termasuk Plaza Semanggi dan Cibubur Junction. Dalam beberapa minggu ke depan, ponsel ini akan tersedia di gerai-gerai lain. Ponsel ini dijual antara Rp2,1 juta untuk IVO dan Rp3,1 juta untuk ZTE.

Source : http://indo.wsj.com/posts/2014/09/04/serba-serbi-4g-jaringan-internet-tercepat/